Subscribe:
Favicon1
Tukeran Banner
Tampilkan postingan dengan label Antariksa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Antariksa. Tampilkan semua postingan

Minggu, 25 Maret 2012

Badai Matahari 2012

Seperti apa badai matahari yang mengerikan ini ?
Ketika solar minimum terjadi, bintik matahari menghilang dan lidah-lidah api matahari lenyap. Matahari tiba-tiba menjadi sangat tenang, sama seperti suasana tenang yang biasa muncul sebelum badai besar melanda.

Tahun lalu, isu kiamat 2012 yang dikaitkan dengan kalender Maya dan badai matahari menjadi salah satu topik terhangat yang dibicarakan oleh banyak orang. Isu itu mulai mereda ketika banyak ilmuwan, termasuk dari NASA sendiri, mengeluarkan pernyataan yang menolak spekulasi kiamat akibat badai matahari di tahun 2012. Namun, pada bulan Agustus 2010 ini, sebuah jurnal penelitian dari seorang astronom Australia bernama David Reneke kembali mengangkat isu ini. Tiba-tiba, isu badai matahari dan 2012 kembali menjadi isu panas di bulan ini. Haruskah kita kuatir?

Beberapa marketer hari kiamat percaya kalau tahun 2012, badai matahari super akan memanggang bumi dan seisinya. Ini berarti kiamat total bagi bumi seperti yang digambarkan dalam film Knowing. Walaupun prediksi ini dibantah oleh para ilmuwan, termasuk NASA sendiri, namun paling tidak semua sepakat kalau badai matahari yang akan datang kemungkinan bisa membawa kerusakan atas jaringan
 komunikasi di seluruh dunia.

Kerusakan masif atas sistem telekomunikasi seperti itu sudah pernah terjadi pada tahun 1859 saat terjadinya peristiwa yang dikenal dengan sebutan Carrington event.
[ Read More.. ]

Kamis, 15 Maret 2012

Asal-Usul Alam Semesta

Persoalan mengenai mengapa alam semesta lahir merupakan suatu rahasia yang masih gaib. Tapi makin lama banyak ilmiawan yang sepakat mengenai asal mula terjadinya alam semesta.

Alam semesta ini memuai ! Pertanyaan hebat yang didengungkan oleh astronom Amerika, Edwin Hubble, pada tahun 1929 ini menyodorkan petunjuk mengenai galaksi-galaksi jauh, Hubble mengetahui bahwa galaksi-galaksi itu menjauhi kita dengan cara tertentu yang teratur.

Dalam banyak hal, pemuaian galaksi menyerupai balon bernoktah yang dikembungkan. Noktah-noktah yang melambangkan galaksi, saling menjauh bersamaan dengan makin menjauhnya balon. Penemuan Hubble ini memperkembangkan dua teori utama yang menerangkan mula jadinya alam semesta.

Teori "dentuman besar" dilahirkan pada tahun 1930 oleh Georges Lemaitre, seorang padri dan astronom ber kebangsaan Belgia. Menurut teori ini, alam semesta berasal dari satu ledakan hebat, yang melemparkan jasad-jasad ke segala arah. Lambat laun jasad-jasad itu membentuk galaksi

Pada tahun 1948, Herman Bondi, Thomas Gold dan Fred Hoyle menghasilkan teori baru. Mereka berpendapat bahwa alam semesta berada dalam keadaan serba tetap. Walaupun galaksi-galaksi
bergerak saling menjauhi.

Kebanyakan Ilmiawan saat ini mendukung teori sentuman besar. Menurut mereka dentuman itu terjadi antara 12-25 ribu juta tahun yang lampau.

[ Read More.. ]

Kamis, 23 Februari 2012

Planet-planet Terunik Yang Terdapat Di Alam Semesta

Alam semesta kita begitu luasnya dan diisi benda-benda angkasa, termasuk planet dan bintang dengan jumlah tidak terbatas. Dari sejumlah planet yang sudah diketahui manusia, ada beberapa diantaranya yang aneh dan unik. Berikut adalah gambar-gambar dari planet-planet yang unik dan aneh :

1. Planet WASP-12b adalah planet paling panas yang pernah ditemukan.
Suhu permukaannya mencapai 3.200 derajat Celcius. Letaknya 870 tahun cahaya dari bumi.


2. Planet OGLE-2005-BLG-390L b beda dengan Planet WASP-12b, planet yang terdingin dan terjauh jaraknya dari bumi, sekitar 28 ribu tahun cahaya.

3. Planet Paltry memiliki 3 matahari. Jaraknya dari bumi sekitar 149 tahun cahaya.
 

4. Planet SWEEPS-10 memiliki kecepatan orbit tercepat. Waktu yang dibutuhkan planet ini untuk sekali mengelilingi bintangnya hanya sekitar 10 jam.

5. Planet GJ 1214b. Astronom memperkirakan seluruh permukaan tertutup oleh air. Planet yang besarnya 3 kali ukuran bumi ini terletak sekitar 40 tahun cahaya dari bumi.

6. Planet Dubbed TrES-4 merupakan planet terbesar yang diketahui hingga saat ini. Ukurannya 1,7 kali planet Jupiter. Jaraknya dari bumi sekitar 1400 tahun cahaya.

7. Planet Kepler-10b, hingga saat ini diketahui sebagai planet terkecil di luar sistem tata surya. Planet kerdil ini ditemukan pada Januari 2011.

8. Planet Epsilon Eridani b jaraknya sangat dekat dengan bumi, hanya sekitar 10.5 tahun cahaya. Sedemikian dekatnya hingga kita bisa mengamatinya dengan teleskop.
[ Read More.. ]

Jumat, 20 Januari 2012

Pluto Bukan Planet Lagi

Pluto pertama kali ditemukan pada tahun 1930 oleh Clyde W. Tombaugh di Observatorium Lowell di Flagstaff Arizona. Para astronom telah lama meramalkan bahwa akan ada sebuah planet kesembilan dalam sistem tata surya yang mereka sebut Planet X. Saat itu Tombaugh baru berusia 22 tahun dan mendapatkan tugas membandingkan plat fotografi benda langit.Setelah setahun pengamatan, Tombaugh akhirnya menemukan apa yang disebut para astronom sebagai planet X.

Planet baru tersebut diberi nama Pluto atas saran seorang anak sekolah berusia 11 tahun. Pluto merupakan nama dewa alam bawah bumi (underworld) bangsa Romawi. Para astronom tidak mengetahui massa Pluto secara pasti sampai penemuan bulan terbesar Pluto, Charon, pada tahun 1978. Pluto ditaksir memiliki massa 0,0021 kali massa Bumi dengan diameter sekitar 2.400 km. Ukuran Pluto termasuk kecil, tapi saat itu Pluto dianggap yang terbesar dari semua benda langit yang mengorbit setelah Neptunus.

Sejalan dengan perkembangan teknologi dan metode observasi, para astronom akhirnya menemukan bahwa alih-alih menjadi satu-satunya objek, sebenarnya terdapat banyak benda langit di sekitar Pluto yang disebut Sabuk Kuiper. Sabuk Kuiper terbentang dari orbit luar Neptunus hingga 55 unit astronomi (55 kali jarak Bumi ke Matahari). Para astronom memperkirakan ada setidaknya 70.000 benda langit dengan komposisi yang sama seperti Pluto yang memiliki berdiameter 100 km atau lebih di Sabuk Kuiper.

Akhirnya pada tahun 2005, Mike Brown dan timnya menemukan suatu objek, lebih jauh dari orbit Pluto yang mungkin berukuran sama, atau bahkan lebih besar dari Pluto. Objek ini dinamakan 2003 UB313 yang dikenal pula sebagai Eris. Eris memiliki diameter sekitar 2.600 km dan massa 25% lebih besar dari Pluto Akibat penemuan ini Pluto bukan lagi sebuah planet melainkan hanya salah satu objek di Sabuk Kuiper. Sejak saat itu, Pluto kehilangan statusnya sebagai planet dan hanya dinamakan sebagai planet kerdil (dwarf planet).
[ Read More.. ]
ALIF's BLOG